KOMPETENSI KEAHLIAN SMK BINAKARYA MANDIRI

SMK BINAKARYA MANDIRI memiliki 6 Kompetensi Program Keahlian yaitu :

1. TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN

Pengertian Teknik Komputer Jaringan (Computer NetworkEngineering) adalah : “Suatu disiplin ilmu yang membahas semua aspek teknologi dan implementasi jaringan komputer, pengendalian layanan pada jaringan komputer local dan internet, pengaturan perangkat jaringan wireline dan wireless.”

Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Jaringan (TKJ) didirikan sejak tahun 2005. Teknik Jaringan Komputer merupakan salah satu kompetensi keahlian dalam program keahlian Teknologi Komputer dan Informatika, yang merupakan bagian dari bidang keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi yang secara khusus mempelajari tentang teknologi dan implementasi jaringan komputer.

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN (DKK)

  1. Perakitan, Instalasi dan Trubleshoting Personal Komputer
  2. Algoritma dan Pemrograman
  3. Pemrograman berorientasi objek berbasis web dan android
  4. Instalasi perangkat dan sistem operasi jaringan computer
  5. Konfigurasi administrasi server berbasis Text dan GUI
  6. Mengelola domain dan webserver

2. TEKNIK KENDARAAN RINGAN

Teknik Kendaraan Ringan merupakan kompetensi keahlian bidang teknik otomotif yang menekankan keahlian pada bidang penguasaan jasa perbaikan kendaraan ringan. Kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan menyiapkan peserta didik untuk bekerja pada bidang pekerjaan jasa perawatan dan perbaikan di dunia usaha/industri otomotif .
Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Jaringan (TKJ) didirikan sejak tahun 2005. Teknik Jaringan Komputer merupakan salah satu kompetensi keahlian dalam program keahlian Teknologi Komputer dan Informatika, yang merupakan bagian dari bidang keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi yang secara khusus mempelajari tentang teknologi dan implementasi jaringan komputer.

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN (DKK)

  1. Memahami dasar-dasar mesin
  2. Memahami proses-proses dasar pembentukan logam
  3. Menjelaskan proses-proses mesin konversi energi
  4. Menginterpretasikan gambar teknik
  5. Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja
  6. Menggunakan alat-alat ukur (measuring tools)
  7. Menerapkan prosedur keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja

KOMPETENSI KEJURUAN (KK)

  1. Memperbaiki sistem hidrolik dan kompresor udara
  2. Melaksanakan prosedur pengelasan, pematrian, pemotongan dengan panas dan pemanasan
  3. Melakukan overhaul sistem pendingin dan komponen– komponennya
  4. Memelihara/servis sistem bahan bakar bensin
  5. Memperbaiki sistem injeksi bahan bakar diesel
  6. Memeliharaan/servis engine dan komponen-komponen-nya
  7. Memperbaiki unit kopling dan komponen-komponen sistem pengoperasian
  8. Memelihara transmisi
  9. Memelihara unit final drive /garden
  10. Memperbaiki poros penggerak roda
  11. Memperbaiki roda dan ban
  12. Memperbaiki sistem rem
  13. Memperbaiki sistem kemudi
  14. Memperbaiki sistem suspensi
  15. Memelihara baterai
  16. Memperbaiki kerusakan ringan pada rangkaian/ sistem kelistrikan, pengaman, dan kelengkapan tambahan
  17. Memperbaiki sistem pengapian
  18. Memperbaiki sistem starter dan pengisian
  19. Memelihara/servis sistem AC (Air Conditioner)

3. TEKNIK SEPEDA MOTOR

Teknik Sepeda Motor adalah kompetensi keahlian pada Bidang Studi Keahlian Teknologi dan Rekayasa Program Studi Keahlian Teknik Otomotif yang menekankan pada keterampilan pelayanan jasa mekanik kendaraan sepeda motor roda dua. Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor menyiapkan peserta didik untuk bekerja pada bidang pekerjaan yang dikelola oleh badan, instansi atauperusahaan pribadi (wirausaha).

Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor secara umum mengacu padaisi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenaiTujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwapendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkanpeserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu.

Secara khusus tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor adalah membekali pesertadidik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten dalam hal berikut:

  • Perawatan dan perbaikan engine sepeda motor
  • Perawatan dan perbaikan sistem pemindah tenaga sepeda motor
  • Perawatan dan perbaikan chasis dan suspensi sepeda motor
  • Perawatan dan perbaikan sistem kelistrikan sepeda motor

Tujuan Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar memiliki kompetensi yang bersaing.

Telah dibuka Kelas TSM-Honda, kerjasama antara SMK Binakarya Mandiri dengan Astra Honda Motor. Dengan fasilitas sebagai berikut :

  1. Bengkel/lab standart Astra Honda Motor.
  2. Ruang Teori /Kelas standart Astra Honda Motor.
  3. Media Praktek dan Alat Praktek standart Astra Honda Motor.
  4. Guru produktif (guru praktek) telah diklat di Honda.
  5. Secara terjadwal didatangkan guru tamu dari HONDA.
  6. Siswa menempuh Praktek Kerja Industri di bengkel resmi AHASS.
  7. Prioritas lulusan untuk kerja di AHM di seluruh Indonesia

4. TEKNIK INSTALLASI TENAGA LISTRIK

Tujuan Program Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian eknik Instalasi Tenaga Listrik adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten.

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum ini  adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listriki. Standar kompetensi dan level kualifikasi keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik dapat digambarkan sebagai berikut :

  1. Menganalisis rangkaian listrik
  2. Memahami dasar -dasar elektronika
  3. Menggunakan hasil pengukuran
  4. Menerapkan pengukuran komponen elektronika
  5. Menafsirkan gambar teknik listrik
  6. Melakukan pekerjaan mekanik dasar
  7. Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
  8. Merawat peralatan rumah tangga listrik
  9. Memperbaiki peralatan rumah tangga listrik
  10. Memperbaiki motor listrik
  11. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan sederhana
  12. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan bertingkat
  13. Memasang sistem pentanahan instalasi listrik
  14. Memasang instalasi tenaga listrik bangunan sederhana
  15. Memasang instalasi tenaga listrik bangunan bertingkat
  16. Mengoperasikan sistem pengendali elektromagnetik
  17. Mengoperasikan sistem pengendali elektronik
  18. Mengoperasikan peralatan pengendali daya tegangan rendah
  19. Merawat panel listrik dan switchgear
  20. Merawat dan Memperbaiki Pendingin Rumah tangga

5. TEKNIK AUDIO VIDEO

Tamatan Program Studi Teknik Elektronika, khususnya Teknik Audio Video menampilkan diri sebagai manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, sehat jasmani dan rohani, berkepribadian yang mantap dan mandiri serta mempunyai rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Kemampuan produktif:

Kompetensi Produktif yang dimiliki tamatan program keahlian Teknik Elektronika adalah

  1. Instalasi peralatan audio video
  2. Memperbaiki instrumen elektronika
  3. Membuat dokumentasi video/Editing Video

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN & KOMPETENSI KEJURUAN

A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN
  1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan
  2. Menerapkan dasar-dasar elektronika
  3. Menerapkan dasar-dasar teknik digital
  4. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3)
B. KOMPETENSI KEJURUAN (SPEKTRUM)
  1. Memahami sifat dasar sinyal audio
  2. Melakukan instalasi sound system
  3. Memahami prinsip pembuatan master
  4. Membuat rekaman audio di studio
  5. Memperbaiki radio penerima
  6. Memperbaiki compact cassete recorder
  7. Memperbaiki CD player
  8. Menjelaskan dasar-dasar sinyal video
  9. Memperbaiki sistem penerima televisi
  10. Memperbaiki alat reproduksi sinyal audio video compact cassete
  11. Memperbaiki alat reproduksi sinyal audio video CD
  12. Melakukan konversi cassette ke CD
  13. Melakukan install home theater
  14. Melakukan install video game
  15. Mempersiapkan pembuatan dokumentasi video
  16. Membuat dokumentasi video
  17. Melakukan install sistem audio video CCTV
  18. Melakukan install peralatan audio video mobil

6. TEKNIK ALAT BERAT

Tujuan Program Keahlian Teknik Alat Berat secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa  pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Teknik Alat Berat  adalah membekali peserta didik  dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

  1. Melaksanakan keterampilan dasar Maintenance and Repair
  2. Melepas dan memasang electric alat berat
  3. Melepas dan memasang power train alat berat
  4. Melepas dan memasang under carigage alat berat
  5. Melepas dan memasang hydraulic alat berat
  6. Melaksanakan Preventive Maintenance
KOMPETENSI TEKNIK ALAT BERAT

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum ini  adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada Keahlian Teknik Alat Berat. Standar kompetensi dan level kualifikasi keahlian Teknik Alat Berat dapat digambarkan sebagai berikut :

  1. Memahami dasar – dasar kejuruan mesin
  2. Memahami proses – proses dasar pembentukan logam
  3. Menjelaskan proses – proses mesin konversi energi.
  4. Menerapkan prosedur keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja.
  5. Menginterprestasikan gambar teknik
  6. Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja
  7. Menggunakan alat – alat ukur ( measuring tools )
  8. Menggunakan special tools
  9. Menggunakan workshop equipment
  10. Menggunakan seal, bearing dan coating material
  11. Menggunakan service literatur
  12. Menggunakan pekerjaan dasar listrik
  13. Menggunakan dasar hydraulic sistem
  14. Melaksanakan pekerjaan dasar power train.
  15. Melaksanakan pekerjaan dasar engine
  16. Melaksanakan pekerjaan dasar under carriage
  17. Memperbaiki turbo charger
  18. Memperbaiki cylinder head group.
  19. Memperabaiki fuel injection pump
  20. Memperbaiki radiator assy
  21. Merawat 10 jam operasi ( daily )
  22. Merawat unit/ mesin 50 jam operasi ( weekly )
  23. Merawat unit/ mesin 250 jam operasi ( moontly )
  24. Merawat unit/ mesin 2000 jam